Tidak
setiap hari ada ketenangan batin. ketenangan batin salah satunya muncul
ketika sayup-sayup terdengar suara "biota terbang" melantunkan syairnya
di tengah-tengah keheningan hutan pegunungan. Walau tak semerdu
penyanyi kolosal tapi mampu menentramkan. Hembusan angin yang tak ada habisnya seakan menyuruh untuk tetap tinggal disini hanya untuk merasakan dan menjaga kehijauan dari tangan-tangan dengan kreatifitas tinggi yang merusak warnanya. Kau berusaha menunjukkan ke khasanmu lewat medan bebatuan dengan rute tidak semulus jalan di kota metropolis. Lambaian dedaunan seakan
memanggil untuk beristirahat sejenak dibawah naungan kekokohan
pohon-pohon tropis. Surgamu akan dirasa memuncak ketika sang surya muncul dengan senyuman sinarnya dan kembali ke peraduannya dengan ucapan mesra keheningan malam. Aku tidak bisa berharap tinggi untuk 10 tahun lagi. Apakah keadaanmu masih tetap seperti apa yang aku lihat sekarang? Ataukah lebih buruk dari sekarang?
Entah darimana lagi ku nikmati kehijauanmu hanya untuk sekedar melepas lelah...
Selagi masih bisa dan ada kehijauan di alam, mari
pelajari ilmu apa yg ada di alam ini. Jangan takut, belajarlah dari
kehidupan yg keras dari biota "Savana". Satu yg ku ingin, Ketenangan
dari Alam ku,,
Adit peacemakers, 2011